Saya pernah berangan, sekali.
Sekali, dengan dalam. Bahwa suatu saat saya akan menari di sebuah pertunjukkan. Tari kontemporer. Pertunjukkan perasaan, puisi gerak. Saya pernah berangan sedemikian rupa, sekali. Selanjutnya yang saya lakukan hanyalah membayangkan.
Tapi tahun ini angan itu putar badan pasang wajah nakal pada saya, "Kalo gue datang beneran, lo berani?" dan saya mengangguk malu-malu.
Itu saya di kiri depan, menari bersama orang-orang yang berani menghadapi mimpi.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar